SEJARAH TERBENTUKNYA BUMI BERDASARKAN ILMU GEOLOGI
Terbentuknya bumi menurut Ilmu Geologi
Siapa yang belum pernah mendengar istilah big bang? Gue yakin kalian semua pasti udah tau apa itu big bang.. so mari kita ulas sedikit apa itu big bang?
Pengertian ilmu Geologi
Ilmu Geologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pembentukan bumi secara keseluruhan. Proses pembentukan bumi juga nggak langsung tiba tiba ada, pasti semua ada proses-prosesnya dong. Nah proses-proses ini di dalam ilmu geologi dibagi menjadi beberapa masa atau zaman. Apa saja zaman tersebut? Dan ada apa aja di zaman tersebut? So, let's start the journey!!
Archaecum/Arkaekum
Zaman ini adalah kakek buyutnya para zaman. Which is ini adalah zaman yang paling tua dan diperkirakan terjadi 2,5 miliar tahun yang lalu.
Coba lo perhatiin deh beda banget kan bumi pas zaman arkaekum sama bumi sekarang. Di masa itu, keadaan bumi masih labil, menyerupai gumpalan bola gas, dan kulit bumi pas itu masih dalam proses pembentukan tuh. Terus pas di zaman itu belum ada tanda-tanda kehidupan, dan penyebab nya adalah suhu bumi di zaman itu masih sangat tinggi.
Paleozoikum
Paleozoikum diambil dari bahasa latin, paleo yang artinya tua atau kuno dan zoe yang artinya hidup. Jadi, paleozoikum adalah masa kehidupan kuno atau zaman purba tertua. Zaman ini berlangsung sekitar 500-245 juta tahun yang lalu. Zaman ini disebut zaman primer (zaman kehidupan pertama)
Kira-kira kondisi bumi di zaman ini seperti apa ya?
Nah untuk di zaman ini, kondisi bumi sudah mulai stabil (suhunya mulai menurun). Di zaman ini pula sudah ada tanda kehidupan, makhluk hidup yang terkenal di zaman ini adalah trilobita (hewan sejenis ikan yang tidak berahang), hewan amfibi, dan beberapa jenis tumbuhan ganggang.
Gimana? Udah kebayang belum bentuk dari trilobita? I think kalian semua sudah kebayang lah ya. Oke kita lanjut ke zaman berikutnya yaitu zaman…
Mesozoikum
Zaman ini berlangsung sekitar 245-65 juta tahun yang lalu. Bumi sudah semakin stabil. Di zaman ini juga mulai muncul hewan-hewan bertubuh besar seperti berbagai jenis hewan reptil, dinosaurus, dan gajah purba atau mammoth. Eh kalian tau ga si? Menjelang berakhirnya zaman ini, mulai muncul binatang menyusui dan jenis burung loh.
Yang harus lo inget adalah bahwa di zaman ini yang nguasain bumi itu merupakan hewan reptil dan dinosaurus. Makanya zaman ini sering disebut dengan zaman reptil. Dinosaurus menjadi penguasa hampir sepanjang masa ini. Tetapi 65 juta tahun yang lalu terjadi kepunahan massal yang disebabkan meteorit raksasa yang membuat bumi ditutupi oleh debu. Dan finally pada akhir zaman ini jenis mamalia sudah mulai bermunculan.
Coba lo liat gambar ini deh, ini adalah timeline dari perjalanan zaman mesozoikum. Jadi yang pertama muncul itu adalah sejenis reptil kemudian dinosaurus dilanjut dengan burung, mamalia kecil, dan akhirnya tumbuhan berbunga.
Kita lanjut ke masa yang terakhir yaitu…
Neozoikum
Neo artinya baru dan zoe artinya hidup, sehingga neozoikum adalah zaman kehidupan baru. Kehidupan baru ini ditandai dengan munculnya jenis hewan mamalia. Di zaman ini hewan berukuran besar sudah mulai berkurang.
Zaman ini telah dibedakan menjadi 2 zaman yaitu zaman tersier dan sekunder.
Zaman tersier (60 juta tahun yang lalu) ditandai dengan munculnya jenis primata, seperti kera.
Zaman kuarter terbagi ke dalam dua kala. Yaitu kala pleistosen (diluvium) dan holosen (aluvium).
Pada kala pleistosen sudah muncul manusia purba. Kala pleistosen dibagi lagi menjadi dua yaitu glasial dan interglasial. (Cukup zaman ini aja yang dibagi-bagi, cintamu untukku jangan ya... xixixi)
Glasial sering disebut dengan zaman es (ice age) Periode glasial merupakan masa ketika suhu global menurun dalam jangka waktu yang lama. Kondisi ini menyebabkan peningkatan luas es di wilayah kutub dan gletser gunung. Pada kala pleistosen, bagian barat kepulauan Indonesia pernah terhubung dengan daratan asia tenggara (paparan sunda). Sedangkan bagian timur kepulauan Indonesia pernah terhubung dengan daratan australia (paparan sahul). Jadi pas kala pleistosen itu manusia dan hewan sering banget mundar mandir di paparan sunda atau sahul itu sehingga banyak sekali persamaan ras manusia dan fauna-flora yang ada di paparan sunda dan sahul tersebut.
Sementara itu, Interglasial atau zaman antara es Periode interglasial adalah masa ketika suhu global lebih hangat yang terjadi antara zaman es. Nah di Interglasial ini daratan es yang menghubungkan daratan di paparan sunda dan sahul sudah mulai mencair. Makanya di masa ini kita udah nggak bisa jalan-jalan ke Australia secara gratis lagi deh>_<.
Okay, inilah materi terakhir kita di bab ini yaitu Kala Holosen.
Pada kala Holosen, es yang ada di kala pleistosen tadi sudah mulai lenyap dan terjadi kenaikan massa air laut. Oleh karena mencairnya es tersebut maka terbentuklah pulau-pulau di bumi termasuk di Indonesia.
Comments
Post a Comment